Kamis, 04 April 2013

SEKUESTRAN

Pengertian Merupakan bahan tambahan makanan yang berfungsi mengikat logam yang terdapat dalam bahan makanan olahan sehingga kehadirannya amat membantu terjaganya kestabilan warna, cita rasa, dan tekstur makanan BTM ini digunakan dalam pengolahan makan seperti kepiting kalengan, minyak kacang, minyak kelapa, kentang goreng beku lemak, kaldu, es krim, daging awetan, dll. Sekuestran adalah bahan tambahan makanan yang dapat mengikat ion logam yang ada dalam makanan sehingga dicegah terjadinya oksidasi yang dapat menimbulkan perubahan warna dan aroma.Bahan tambahan makanan ini biasanya ditambahkan pada lemak dan minyak dan makanan yang mengandung lemak dan minyak seperti daging dan ikan.Contoh sekuestran adalah kalsium dinatrium EDTA dan dinatrium EDTA, asam sitrat, dikalium fosfat, kalium sitrat,asam fosfat dan garamnya. Dengan penambahan sekuestran dapat memantapkan warna dan tekstur makanan atau mencgah perubahan warna makanan. Sekuestran dapat mengikat logam dalam bentuk ikatan komlpeks sehingga mengalahkan sifat dan pengaruh jelek logam tersebut dalam bahan pangan. Logam terdapat dalam bahan alami dalam bentuk senyawa kompleks misalnya: - Mg dalam klorofil; -Fe sebagai feritin, rufin, porfirin, serta hemoglobin; Co sebagai vitamin B12 - Zn dan Mn dalam berbagai enzim. Ion-ion logam ini dapat terlepas dari ikatan kompleksnya karena hidrolisis maupun degradasi. Ion logam bebas mudah bereaksi dan mengakibatkan perubahan warna, ketengikan, kekeruhan, maupun perubahan rasa. Mekanisme Pengikatan  Proses pengikatan logam merupakan proses kesimbangan pembentukan ion kompleks logam dengan sekuestran. Secara umum keseimbangan ini dapat ditulis sebagai berikut:  L + S LS L = ion logam S = sekuestran (ligan) LS = kompleks logam-sekuestran  Ligan atau sekuestran dapat berupa senyawa organik seperti asam sitrat, EDTA, maupun senyawa anorganik seperti polifosfat. Penggunaan Sekuestran Sekuestran biasanya ditambahkan pada lemak dan minyak dan makanan yang mengandung lemak dan minyak seperti daging dan ikan.  Polifosfat dan EDTA digunakan dalam pengolahan ikan kalengan untuk mencegah pembentukan kristal MgNH4PO4.6H2O yang menyerupai kristal gelas yang terbentuk selama penyimpanan.  Selain itu pengkelat ini dapat membentuk kompleks dengan Fe, Co dan Zn; logam-logam ini bila bereaksi dengan sulfida akan mengakibatkan perubahan warna. Beberapa bahan sekuestran yang diizinkan untuk makanan, antara lain : a. Asam Fosfat, untuk kepiting kalengan (5 g / kg), lemak dan minyak makan (100 mg / kg). b. Asam Sitrat, potongan kentang goring beku, lemak dan minyak makan secukupnya. c. Dikalium Fosfat, untuk daging olahan, daging awetan (3 g / kg) Efek Samping Sekuestran  Penggunaan EDTA yang berlebihan dalam bahan pangan akan menyebabkan tubuh kekurangan Ca dan mineral lain.  Hal ini disebabkan EDTA sangat efektif mengkelat ion logam.  Karena itu dalam garam EDTA ditambahkan juga Ca dalam bentuk garam EDTA dari Na dan Ca.

Rabu, 11 Januari 2012

Proses Pengolahan Minyak Kelapa Sawit (Crude Palm Oil)

1. LOADING RAMP
Setelah buah disortir pihak sortasi, buah dimasukkan kedalam ramp cage yang berada diatas rel lori. Ramp cage mempunyai 30 pintu yang dibuka tutup dengan sistem hidrolik, terdiri dari 2 line sebelah kiri dan kanan.
Pada saat pintu dibuka lori yang berada dibawah cage akan terisi dengan TBS.
Setelah terisi, lori ditarik dengan capstand ke transfer carriage, dimana transfer carriage dapat memuat 3 lori yang masing – masing mempunyai berat rata-rata 3,3 – 3,5 ton. Dengan transfer carriage lori diarahkan ke rel sterilizer yang diinginkan.
Kemudian diserikan sebanyak 12 lori untuk dimasukan kedalam sterilizer. Pemasukan lori ke dalam sterilizer menggunakan loader.

2. STERILIZER
Sterilisasi adalah proses perebusan dalam suatu bejana yang disebut dengan sterilizer. Adapun fungsi dari perebusan adalah sebagai berikut:
1.   Mematikan enzyme.
2.   Memudahkan lepasnya brondolan dari tandan.
3.   Mengurangi kadar air dalam buah.
4.   Melunakkan mesocarp sehingga memudahkan proses pelumatan dan
pengepressan.
5.   Memudahkan lepasnya kernel dari cangkangnya.
Proses perebusan dilakukan selama 85 -95 menit. Untuk media pemanas dipakai steam dari BVP (Back Pressure Vessel) yang bertekanan 2,8-3 bar.
Perebusan dilakukan dengan sistem 3 peak ( tiga puncak tekanan). Puncak pertama tekanan sampai 1,5 Kg/cm2, puncak kedua tekanan sampai 2,0 Kg/cm2 dan   puncak ketiga tekanan sampai 2,8 – 3,0 Kg/cm2.
Berikut proses perebusan sistem tiga peak :
1.Deaeration dilakukan 2 menit, dimana posisi condensate terbuka.
2.Memasukkan uap untuk peak pertama yang dicapai dalam waktu 10 menit. Biasanya tekanan mencapai 1,2 bar.
3.Uap dan kondensat dibuang sampai tekanan menjadi 0 bar dalam waktu 5 menit.
4.Uap dimasukkan selama 15 menit untuk mencapai tekanan 2 bar.
5.Uap kondensat dibuang lagi selama 3 menit.
6.Kemudian steam dimasukkan lagi untuk mencapai peak ke-3 dalam waktu 15 – 20 menit.
7.Setalah peak ketiga tercapai maka dilakukan penahanan selama 40 – 50 menit.
8.Uap kondensat dibuang selama 5 – 7 menit sampai tekanan 0

3. THRESSER
Setelah perebusan TBS yang telah masak diangkut ke thresser dengan mengggunakan hoisting crane yang mempunyai daya angkat 5 ton. Lori diangkat dan dibalikkan diatas hopper thresser (auto feeder).
Pada stasiun ini tandan buah segar yang telah direbus siap untuk dipisahkan antara berondolan dan tandannya. Sebelum masuk kedalam thresser TBS yang telah direbus diatur pemasukannya dengan menggunakan auto feeder. Dengan  menggunakan putaran TBS dibanting sehingga berondolan lepas dari tandannya dan jatuh ke conveyor dan elevator untuk didistribusikan ke rethresser untuk pembantingan kedua kalinya. Thresser mempunyai kecepatan putaran 22 – 25 rpm. Pada bagian dalam thresser, dipasang batang-batang besi perantara sehingga membentuk kisi-kisi yang memungkinkan berondolan keluar dari thresser. Untuk tandan kosong sendiri didistribusikan dengan empty bunch conveyor untuk didistribusikan ke penampungan empty bunch.

4. STASIUN PRESS
Berondolan yang keluar dari thresser jatuh ke conveyor, kemudian diangkut dengan fruit elevator ke top cross conveyor yang mendistribusikan berondolan ke distributing conveyor untuk dimasukkan dalam tiap-tiap digester. Digester adalah tangki silinder tegak yang dilengkapi pisau-pisau pengaduk dengan kecepatan putaran 25-26 rpm, sehingga brondolan dapat dicacah di dalam tangki ini. Bila tiap-tiap digester telah terisi penuh maka brondolan menuju ke conveyor recycling, diteruskan ke elevator untuk dikembalikan ke digester. Tujuan pelumatan adalah agar daging buah terlepas dari biji sehingga mudah di-press. Untuk memudahkan pelumatan buah, pada digester di-inject steam bersuhu sekitar  90 – 95 °C.
Berondolan yang telah lumat masuk ke dalam screw press untuk diperas sehingga dihasilkan minyak (crude oil). Pada proses ini dilakukan penyemprotan air panas agar minyak yang keluar tidak terlalu kental (penurunan viscositas) supaya pori-pori silinder tidak tersumbat, sehingga kerja screw press tidak terlalu berat. Penyemprotan air dilakukan melalui nozzle-nozzle pada pipa berlubang yang dipasang pada screw press. Kapasitas mesin press adalah 15 ton per jam.
Tekanan mesin press harus diatur, karena bila tekanan terlalu tinggi dapat menyebabkan inti pecah dan screw press mudah aus. Sebaliknya, jika tekanan mesin press terlalu rendah maka oil losses di ampas tinggi.
Minyak hasil mesin press kemudian menuju ke sand trap tank untuk pengendapan. Hasil lain adalah ampas (terdiri dari biji dan fiber), yang akan dipisahkan dengan menggunakan cake breaker conveyor (CBC).

5. STASIUN PEMURNIAN
Minyak yang berasal dari stasiun press masih banyak mengandung kotoran-kotoran yang berasal dari daging buah seperti lumpur, air dan lain-lain. Untuk mendapatkan minyak yang memenuhi standar, maka perlu dilakukan pemurnian terhadap minyak tersebut. Pada stasiun ini terdiri dari beberapa unit alat pengolah untuk memurnikan minyak produksi, yang meliputi : Sand Trap Tank, Vibrating Screen, Crude Oil Tank, Continous Settling Tank (CST), Oil Tank, Purifier, Vacum Dryer, Sludge Oil Tank, Sludge Vibrating Screen, Sludge Centrifuge, Fat Pit, dan  Storage Tank.
a. Sand Trap Tank
Minyak hasil mesin press merupakan minyak mentah yang masih banyak mengandung kotoran-kotoran. Minyak tersebut masuk ke sand trap tank untuk mengendapkan partikel-partikel yang mempunyai densitas tinggi. Sand trap tank adalah sebuah bejana yang berbentuk silinder tegak.
b. Vibrating Screen
Minyak bagian atas dari sand trap tank yang masih mengandung serat dan sedikit kotoran dialirkan ke ayakan getar (vibrating screen). Proses penyaringan memakai vibrating screen bertujuan untuk memisahkan padatan, seperti : serabut, pasir, tanah dan kotoran-kotoran lain yang masih terbawa dari sand trap tank. Vibrating yang digunakan adalah double deck vibrating screen, dimana screen pertama berukuran 30 mesh dan screen kedua 40 mesh. Padatan yang tertahan pada ayakan akan dikembalikan ke digester melalui conveyor, sedangkan minyak dipompakan ke crude oil tank.
c. Crude Oil Tank (COT)
Minyak yang keluar dari vibrating screen dialirkan ke crude oil tank untuk ditampung sementara. Pada crude oil tank ini minyak dipanaskan dengan steam melalui sistem pipa pemanas, dan suhu dipertahankan 90-95°C. Dari sini minyak dipompakan ke CST (Continuous Settling Tank).
d. Continous Settling Tank (CST)
Minyak dari COT dipompakan ke CST dimana sebelumnya dilewatkan ke buffer tank agar aliran minyak masuk ke CST tidak terlalu kencang. CST bertujuan untuk mengendapkan lumpur (sudge) berdasarkan perbedaan berat jenisnya. Di CST suhu dipertahankan 86-90 oC. Minyak pada bagian atas CST dikutip dengan bantuan skimmer menuju oil tank, sedangkan sludge (yang masih mengandung minyak) pada bagian bawah dialirkan secara underflow ke sludge vibrating screen sebelum ke sludge oil tank. Sludge dan pasir yang mengendap didasar CST di-blowdown untuk dibawa ke sludge drain tank .
e. Oil Tank
Minyak dari CST menuju ke oil tank untuk ditampung sementara waktu, sebelum dialirkan ke oil purifier. Dalam oil tank juga terjadi pemanasan (75-80°C) dengan tujuan untuk mengurangi kadar air.
f. Purifier
Di dalam purifier dilakukan pemurnian untuk mengurangi kadar kotoran dan kadar air yang terdapat pada minyak berdasarkan atas perbedaan densitas dengan menggunakan gaya sentrifugal, dengan kecepatan perputarannya 7500 rpm. Kotoran dan air yang memiliki densitas yang besar akan berada pada bagian yang luar (dinding bowl), sedangkan minyak yang mempunyai densitas lebih kecil bergerak ke arah poros dan keluar melalui sudu-sudu untuk dialirkan ke vacuum drier. Kotoran dan air yang melekat pada dinding di-blowdown ke saluran pembuangan untuk dibawa ke Fat Pit.
g. Vacuum Drier
Minyak yang keluar dari purifier masih mengandung air, maka untuk mengurangi kadar air tersebut, minyak dipompakan ke vacuum drier. Di sini minyak disemprot dengan menggunakan nozzle sehingga campuran minyak dan air tersebut akan pecah. Hal ini akan mempermudah pemisahan air dalam minyak, dimana minyak yang memiliki tekanan uap lebih rendah dari air akan turun ke bawah dan kemudian dipompakan ke storage tank.
h. Sludge Tank
Untuk overflow dari tangki ini di alirkan ke drain tank sedangkan under flownya dialirkan ke vibrating screen dan brush strainer atau langsung ke bak transit untuk dipompakan ke sand cyclone. Untuk mempercepat pengendapan lumpur, sludge dipanaskan (80-90oC) dengan menggunakan uap yang dialirkan melalui coil  pemanas. Sehingga densitas minyak menjadi lebih rendah dan lumpur halus yang melekat pada minyak akan terlepas dan mengendap pada dasar tangki.
Dari sand cyclone atau brush strainer sludge dialirkan ke balance tank sebagai umpan untuk decanter atau sludge centrifuge.
i. Sludge centrifuge
Sludge centrifuge untuk mengolah sludge. Sludge Centrifuge adalah alat yang digunakan untuk memisahkan  minyak yang masih terkandung di dalam sludge, dengan cara pemisahan berdasarkan gaya sentrifugal. Didalam sludge centrifuge ini terdapat bowl yang berputar 1450 rpm, bowl ini berbentuk bintang yang diujungnya terdapat nozzle dengan diameter lubang tertentu dan nozzle ini dapat diganti sesuai keinginan.
Prinsip kerjanya adalah nozzle separator berputar dengan gaya centifugal dimana pemisahannya, fraksi berat ( lumpur, kotoran )  terlempar ke dinding bowl dan fraksi ringan (air dan minyak) akan ketengah. Minyak yang mempunyai densitas lebih kecil akan menuju poros dan terdorong keluar melalui sudu-sudu (paring disk), dan ditampung di reclaimed tank sebelum dipompakan oleh reclaimed oil pump untuk alirkan kembali ke CST. Sedangkan sludge (mengandung air) yang mempuyai densitas lebih besar akan terdorong ke bagian dinding bowl dan keluar melalui nozzle, kemudian sludge keluar melalui saluran pembuangan menuju fat pit.
j. Sludge drain tank
Lapisan bawah dari CST, dan sludge tank pada selang waktu tertentu didrain menuju sludge drain tank. Di sludge drain tank minyak mengalir tenang dan dibiarkan overflow untuk mengalir dan ditampung pada reclaimed tank, dan kemudian dipompakan kembali ke CST untuk kemudian dimurnikan lagi. Sedangkan kotoran dan air dialirkan menuju fat pit.
k. Fat Pit
Sebelum sludge di buang ke kolam pengolahan limbah, terlebih dahulu ditampung di fat pit dengan maksud agar minyak yang masih terbawa dapat terpisah kembali. Di Fat Pit diinjeksikan uap sebagai pemanas untuk mempermudah proses pemisahan minyak dengan kotoran. Minyak yang ada pada permukaan dibiarkan melimpah (overflow). Selanjutnya minyak ditampung pada sebuah bak pada pinggiran kolam fat pit, dan kemudian dipompakan kembali ke sludge drain tank.
l. Storage Tank
Minyak dari vacuum dryer, kemudian dipompakan ke storage tank (tangki timbun), pada suhu simpan 45-55°C. Setiap hari dilakukan pengujian mutu. Minyak yang dihasilkan dari daging buah  berupa minyak yang disebut Crude Palm Oil (CPO).

6.  STASIUN KERNEL
Pada stasiun ini dilakukan aktifitas pemisahan serabut dari nut, pemisahan inti dari cangkangnya dan juga pengeringan inti. Peralatan yang digunakan di stasiun ini , diantaranya : Cake Breaker Conveyor (CBC), Depericarper, Nut Silo, Ripple Mill, Claybath, dan Kernel Silo.
1.   Cake Breaker Conveyor (CBC)
Ampas dari screw press yang terdiri dari fiber dan nut yang masih menggumpal masuk ke CBC. CBC merupakan suatu screw conveyor namun screwnya dipasang palt persegi sebagai pelempar fiber dan nut. CBC berfungsi untuk mengurai gumpalan fiber dengan nut dan membawanya ke depericarper.
2.   Depericarper
Depericarper adalah alat untuk memisahkan fiber dengan nut. Fiber dan nut dari CBC masuk ke separating column. Disini fraksi ringan yang berupa fiber dihisap dengan  fibre cyclone dan di tampung dalam hopper sebagai bahan bakar pada boiler. Sedangkan fraksi berat berupa nut turun ke bawah masuk ke polishing drum.
3.    Nut Polishing Drum
Nut polishing drum berupa drum berlubang-lubang yang berrputar. Akibat dari perputaran ini terjadi gesekan yang mengakibatkan serabut yang masih menempel pada nut terkikis dan terpisah dari nut. Nut jatuh, selanjutnya nut diangkut oleh nut conveyor dan destoner (second depericarper) untuk memisahkan batu dan benda – benda yang lebih berat dari nut seperti besi. Nut yang terbawa ke atas jatuh kembali di dalam air lock dan di tampung oleh nut elevator untuk dibawa ke dalam nut silo.
4.   Nut Silo
Fungsi dari alat ini sebagai tempat penampungan nut, hal ini dilakukan untuk mengurangi kadar air sehingga lebih mudah dipecah dan inti lekang dari cangkangnya.
5.   Ripple Mill
Biji dari nut silo masuk ke ripple mill untuk dipecah sehingga inti terpisah dari cangkang. Biji yang masuk melalui rotor akan mengalami gaya sentrifugal sehingga biji keluar dari rotor dan terbanting dengan kuat yang menyebabkan cangkang pecah. Setelah dipecahkan inti yang masih bercampur dengan kotoran-kotoran di bawa ke kernel grading drum.
6.   Kernel Grading Drum
Pada kernel grading drum ini di saring antara nut,shell dan kotoran dengan nut yang belum terpecahkan. Untuk nut shell dan kotoran lolos dari saringan dibawa ke LTDS. Sementara untuk nut atau yang tertahan dikembalikan ke nut conveyor.
7.   Light Tenera Dry Separator (LTDS)
Pada bagian ini akan terjadi pemisahan dimana fraksi-fraksi yang lebih ringan akan dihisap oleh LTDS cyclone. Fraksi-fraksi yang ringan di hisap yang terdiri dari cangkang dan serabut akan di bawa ke shell hopper melalui fibre and shell conveyor. Inti dan sebagian cangkang yang belum terpisahkan, dipisahkan lagi pada clay bath.
8.   Clay Bath
Clay bath adalah alat pemisahan Inti dengan cangkang. Proses pemisahan ini secara basah yang menggunakan larutan CaCO3 dan air dengan ukuran partikel CaCO3 lolos mesh 400. Clay bath berfungsi sebagai larutan pemisah antara kernel dan cangkang berdasarkan berat jenis. Berat jenis Kernel basah = 1,07 dan berat jenis cangkang = 1,15 – 1,20, maka untuk memisah kernel dan cangkang tersebut dibuat larutan dengan berat jenis = 1,12. Bagian yang ringan akan mengapung dan bagian yang berat akan tenggelam. Inti yang merupakan fraksi ringan akan dibawa ke kernel silo untuk disimpan dengan suhu tertentu.
9.   Kernel Silo
Inti yang masih mengandung air, perlu dikeringkan sampai kadar air 7%. Inti yang berasal dari pemisahan di clay bath melalui top wet kernel conveyor didistribusikan ke dalam unit kernel silo untuk dilakukan proses pengeringan. Pada kernel silo ini inti akan dikeringkan dengan menggunakan udara panas dari steam heater yang dihembuskan oleh Fan kernel silo ke dalam kernel silo. Pengeringan dilakukan pada temperatur 60-80°C selama 4-8 jam. Kernel yang telah dikeringkan ini dibawa ke kernel bulk silo melalui dry kernel transport fan.

Pengaruh Rokok yang ada di Dunia

Berikut ini adalah fakta-fakta bahwa industri rokok telah memasuki segala aspek kehidupan manusia, khususnya kepada anak muda. Dengan tujuan meraih keuntungan dunia, industri rokok berusaha merusak kesehatan manusia dan generasi masa depan. 31 Mei, Hari Bebas Tembakau Sedunia (World No Tobacco Day) tidak cukup satu hari!
Semakin banyak iklan, promosi dan sponsorship industri rokok yang anak-anak muda lihat dan dengar, maka semakin banyak dari mereka yang menjadi perokok!

Televisi
Sepertiga negara masih mengizinkan iklan rokok di televisi—lebih dari 40 tahun setelah dilarang di negara lain.
Sponsor-rokok olahraga di televisi mempunyai pengaruh yang sama seperti iklan rokok terhadap anak-anak.
Gambaran rokok di film dan televisi dapat menjadi pengaruh psikologi besar dibandingkan iklan cetak; ia dapat menciptakan pengaruh lebih kuat terhadap sikap dan perilaku anak muda dalam merokok.
Kampanye pencegahan rokok di televisi dikembangkan oleh otoritas kesehatan untuk mengurangi perokok anak muda. Berlawanan dengan itu, kampanye pencegahan rokok yang disponsori perusahaan rokok, faktanya, meningkatkan jumlah perokok muda.

Majalah
Di banyak negara, mayoritas anak muda melihat iklan rokok di majalah-majalah, tapi sangat sedikit iklan anti-rokok.
Kurang dari 1 persen dari seluruh artikel di majalah ternama yang membahas topik kesehatan, pencegahan rokok atau dampak negatif penggunaan rokok.
Eksekutif industri rokok di Asia menyatakan bahwa iklan rokok yang baik harus menarik perhatian perokok wanita muda dari pada perokok wanita tua.
Di Amerika Serikat, wakil pemerintahan meminta 11 majalah wanita utama untuk menghentikan penerimaan iklan rokok. Di Uni Eropa, segala bentuk iklan rokok di majalah telah dilarang.

Musik
Industri rokok menyadari bahwa sifat universal musik menjadi daya tarik dan memiliki pengaruh bagi anak muda.
Perusahaan rokok menjadi sponsor festival musik dan konser di seluruh dunia, yang menampilkan iklan rokok, merchandise dan penjualan rokok. Acara tersebut sering kali dipenuhi oleh anak muda umur 13 tahun.
Di Asia, industri rokok mensponsori program musik radio termasuk iklan rokok dan acara kuis dengan hadiah produk rokok. Beberapa perusahaan rokok bahkan menggabungkan merek mereka dengan musik hits dan lagu teratas dengan berbagai bentuk.

Film
Film merupakan pengaruh besar bagi anak muda yang dapat mengalahkan nasihat orang tua dalam melawan rokok.
Saat ini, tingkat adegan rokok di film-film Hollywood mencapai level tertinggi sejak tahun 1950, setelah sempat mencapai level rendah di tahun 1980.
Di India, rumah bagi industri film terbesar di dunia, 89% filmnya dari tahun 2004-2005 mengandung adegan rokok.
Merokok dalam film jarang menampilkan realitas sesungguhnya sebagai sebuah candu yang dapat menggiring kepada penyakit dan kematian.

Papan Iklan (Billboard)
Di banyak negara, sekitar dua pertiga anak sekolah telah melihat iklan yang mempromosikan rokok di papan iklan. Di India dengan populasi terbanyak, tingkatnya lebih banyak, dengan 80% anak sekolah melihat iklan rokok di papan iklan.
Setengah dari seluruh papan iklan di Indonesia mengandung iklan rokok.
Ketika perusahaan rokok dilarang dari mengiklankan produknya di papan iklan, mereka masih menggunakan ruang iklan di travel, pakaian dan café.

Internet
Situs jejaring sosial dan video yang populer bagi anak muda seperti YouTube, MySpace dan Facebook dipenuhi dengan pesan pro-rokok.
Usaha perlindungan bagi anak-anak untuk tidak membeli rokok dan melihat pesan pro-rokok di internet hampir tidak ada.
Pemasaran rokok di internet dapat ditujukan kepada website yang mendapat perhatian anak muda tanpa dilihat orang tua.
Pengguna internet jarang menerima dampak negatif rokok; kebanyakan mereka dengan salah melihat rokok sebagai sebuah gaya hidup glamor, bersemangat, daya tarik dan jiwa petualang.

Fashion
Industri rokok menggambarkan rokok sebagai sebuah aksesoris fashion untuk meningkatkan penjualan. Model di acara fashion show dapat merokok atau memegang rokok di catwalk paling terkenal di dunia.
Di seluruh dunia, industri rokok mensponsori acara penghargaan busana, yang memperkuat kesalahan hubungan antara rokok dan glamor.
Perusahaan rokok mengiklankan baju bermerek mereka di papan iklan. Banyak merek bahkan memiliki toko busananya sendiri.

Branded Merchandise
Anak muda yang memiliki barang dagangan dengan nama dan logo rokok, empat kali lebih berpeluang merokok daripada anak muda yang tidak memilikinya—meski di antara mereka mengatakan tidak berkeinginan merokok.
Perusahaan rokok menaruh logo mereka di t-shirt, topi, tas dan produk lain yang sering digunakan anak muda dan merubah mereka menjadi perokok.
Sebuah merek rokok yang di bawa ke sekolah akan dilihat oleh banyak anak-anak dan menjadi alat efektif untuk mempromosikan rokok kepada anak muda.
Branded merchandise yang ditujukan untuk anak muda mudi usia 18 tahun juga untuk menarik perhatian adik-adik mereka.
Kebanyakan merek dagang yang ada di tangan anak-anak berasal dari orang tua atau teman mereka yang lebih dewasa.

Acara Olahraga
Sponsor-rokok olahraga di televisi mempunyai pengaruh yang sama terhadap anak-anak seperti iklan rokok.
Ketika banyak negara melarang pemasaran rokok, mereka tidak melarang sponsor dalam acara olahraga, padahal sangat menarik bagi anak muda.
Di banyak negara, balapan Formula One—salah satu acara olahraga yang paling sering ditonton—menghentikan tampilan merek rokok di mobil, perlengkapan pembalap dan arena balapan mengikuti penerapan dari pelarangan segala bentuk sponsorship rokok.
Kontrak jangka panjang ditandatangani dengan tim olahraga dan pemain tingkat atas. Di India, timnas kriket telah mengakhiri hubungannya dengan sebuah perusahaan rokok besar, yang bertahun-tahun menjadi sponsor tim.
Sejak Olimpiade Musim Dingin Calgary tahun 1988 pertama kali bebas rokok, Komite Olimpiade Internasional menolak sponsorship dan publisitas dari industri rokok.

Acara Kebudayaan
Di banyak negara, perusahaan rokok memberikan sampel gratis di mana anak-anak muda dapat mendapatkannya, seperti mall, konser musik dan disko. Memberikan produk adiktif (rokok) memastikan mereka mendapat pemasukan pelanggan baru.
Perusahaan rokok juga membiayai artis dan desainer untuk meningkatkan profil produk mereka melalui karya seni, yang kemudian dipajang di banyak etalase.
Di negara seluruh duna, kelompok anak muda bekerja untuk masuknya perusahaan rokok ke tempat anak muda untuk mempromosikan acara kebudayaan.
Perusahaan rokok menggunakan “buzz-marketing” di mana trendsetter anak muda di tempat populer membayar untuk merek rokok yang dijual eksklusif.
Salah satu cara efektif bagi negara untuk melindungi kesehatan warganya, khususnya anak muda adalah dengan melarang segala bentuk periklanan, promosi dan sponsorship rokok!

Sumber: WHO – Tobacco-Free Youth

PRARANCANGAN PABRIK PURIFIED TEREPHTHALIC ACID (PTA) PROSES AMOCO KAPASITAS 300.000 TON/TAHUN

Flowsheet nya adalah sebagai berikut:


Sedangkan ini adalah Neraca massanya:

Laporan KP di PUSDIKLAT MIGAS Cepu

A. Evaluasi Kinerja Evaporator (V-1) di Unit Kilang PUSDIKLAT MIGAS Cepu

silahkan kirim email bagi yang membutuhkan ^_^

Kost Murah di Semarang

Anda lagi pengen cari kost murah di Semarang di sini tempatnya:

--> Perbulan cuma 250 Ribu, harian pun bisa perhari 25 Ribu.
Murah kan...???



Dan ini adalah peta denah lokasi tempatnya:



==>> Untuk info lebih lengkap bisa Hubungi Bu Eny Ambarwati
- Telepon/Sms : 0 8 5 6 4 7 9 4 6 9 8 5

Terima Kasih ^_^

Kamis, 19 Mei 2011

5 Kebiasaan Baik yang Mencegah Kerusakan Kulit

Sadarkah Anda bahwa memakai produk perawatan kulit dari merek yang berbeda-beda ternyata bisa membuat kulit rusak? Agar tak menyesal, simak artikel ini untuk mengetahui kebiasaan apa yang harus dilakukan untuk mencegah kerusakan kulit.

1. Setia pada satu merek
Slogan yang ada di iklan-iklan memang bukan asal bunyi. Setiap merek produk kecantikan memiliki formula masing-masing, yang sudah terjamin aman jika digabungkan dengan produk yang berbeda dari merek yang sama. Namun jika Anda menggunakan toner merek A, pelembab merek B, krim malam merek C, dan scrub merek D, bisa-bisa bahan kimia di dalam masing-masing merek berinteraksi secara negatif dan membuat kulit Anda iritasi.

2. Cuci muka sebelum tidur
Sejak kecil, kita sudah diajarkan untuk selalu mencuci muka sebelum tidur. Nasihat ini harus terus kita jalankan, terutama setelah dewasa dan saat wajah kita sehari-harinya tertutup oleh make up. Satu kali saja Anda lupa mencuci wajah sebelum tidur, makeup dan debu yang menempel di wajah akan menyumbat pori-pori semalaman. Setelah itu, siap-siap saja bertemu jerawat beberapa hari kemudian.

3. Rajin pakai sunblock
Jangan kira sunblock atau pun sunscreen hanya dipakai saat Anda berjalan-jalan ke pantai. Tinggal di negara tropis seperti Indonesia, artinya sengatan matahari akan selalu mengintai kita setiap hari. Sunblock dan sunscreen adalah senjata wajib yang harus dipakai setiap hari agar kulit tak terbakar maupun rusak.

4. Tak pelit beli kosmetik
Tahukah Anda bahwa kosmetik biasanya kadaluarsa setelah 1-2 tahun? Namun demi alasan berhemat, kita tak rela membuang blush on yang masih penuh meski sudah berumur lebih dari dua tahun. Alasannya, "Toh jarang dipakai." Yang perlu Anda tahu, setelah kosmetik melewati masa kadaluarsa, tak terhitung lagi jumlah bakteri yang mengendap di dalamnya. Anda tentu tak mau wajah Anda dilapisi bakteri bukan?

5. Pilihlah sabun mandi yang lembut
Sabun antiseptik memang efektif untuk membersihkan semua kotoran yang menempel di tubuh. Namun jika kita terlalu sering menggunakan, sabun "keras" seperti ini juga membuang kelembapan alami kulit dan bisa membuat iritasi. Agar aman, pilihlah sabun yang lembut, bahkan yang tidak mengandung busa. Cukup gunakan sabun antiseptik jika Anda baru saja beraktivitas tinggi, berkeringat, atau terpapar debu.